Ini Dia Kayu Herbal Kalimantan Yang Mendunia

Jika kita berbicara masalah kayu tentu pertama kali yang terbersit adalah salah sastu pulau penghasil kayu terbesar di Indonesia, pulau Kalimantan. Selain sebagai penghasil kayu,  kayu herbal kalimantan banyak dijumpai disana.

Kayu Herbal Kalimantan Yang Terkenal

Berbagai herbal banyak ditemukan dibelantara hutan Kalimantan. Apa saja jenis kayu herbal dari pulau Kalimantan tersebut? Berikut ini adalah jenis kayu herbal kalimantan yang populer :

Pasak Bumi

Nama pasak bumi telah terkenal semenjak dulu. Tanaman ini sering dipakai untuk pengobatan tradisional di negara-negara Asia tenggara khususnya.

Khasiat pasak bumi sebagai kayu herbal kalimantan adalah antara lain untuk pengobatan malaria,  demam serta infeksi.  Namun secara khusus, nama pasak bumi sering disandingkan dengan topik kejantanan pria.

Berbagai penelititan pun telah membuktikan, bahwa seseorang yang rutin meminum ekstrak pasak bumi dalam masa 6 – 12 bulan kesuburannya meningkat. Kemudian manfaat lainnya bagi kaum pria adalah membantu menyembuhkan disfungsi ereksi. , infertilitas pria, dan disfungsi ereksi.

Hal ini didukung juga dari hasil riset yang dipublikasikan  dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. Hasil riset tersebut menunjukkan manfaat pasak bumi dalam mengobati disfungsi seksual pada 109 pria yang melakukan percobaan.

Kayu Bajakah 

Sebelum namanya tenar, tanaman ini sudah sering digunakan oleh warga asli suku Dayak untuk berbagai macam pengobatan, utamanya untuk penyakit kanker tumor , serta diabetes. Manfaat lain dari kayu bajakah adalah batangnya kaya akan zat antioksidan. Antioksidan sendiri sangatlah penting untuk menumpas radikal bebas yang ada dalam tubuh. Radikal bebas tersebut merupakan penyebab berbagai penyakit seperti kanker dan tumor, serta penyebab terjadinya penuaan dini.

Kayu bajakah menjadi terkenal setelah 2 orang pelajar dari kota Palangkaraya melakukan penelitian terhadap tikus putih yang disuntik dengan sel tumor. Tikus putih yang diberi ekstrak bajakah keadaannya sehat dan benjolan tumor pada tubuhnya mengecil.

Hasil penelitian ini kemudian diteliti lebih lanjut di laboratorium universites Lambung Mangkurat Banjarmasin. Hasilnya ternyata bajakah banyak mengandung zat antikanker serta antioksidan.

Mereka pun mengikuti lomba karya ilmiah tingkat nasional dan internasional di Seoul Korea Selatan. Dalam kedua ajang tersebut mereka berhasil menggondol medali emas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *