Mengenal Lebih Dekat Pohon Bajakah, Kayu Ajaib Penyembuh Kanker

aiman minum air bajakah

pohon bajakah – aiman dari kompas tv

Tanaman bernama bajakah ini mendadak menjadi sangat terkenal. Tiga orang Pelajar dari kota  Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mempromosikannya melalui suatu ajang kompetisi internasional di Korea Selatan. Mereka memperkenalkan kayu bajakah sebagai satu jenis tanaman yang bisa menyembuhkan penyakit yang mematikan yaitu kanker payudara.

Jika di Kalimantan penduduk lokal menyebut dengan bajakah, lain lagi penyebutannya di Berau Kalimantan Timur. Tanaman ini lebih dikenal dengan nama Balaka. Salah satu ciri kayu bajakah ialah pertumbuhannya yang merambat ke atas.

Sejarah Pohon Bajakah

Tanaman bajakah tampala (Latin : Spatholobus Littoralis Hassk) adalah suatu jenis tumbuhan merambat yang ketinggiannya bisa mencapai 50 meter. Biasanya merambat pada pohon kayu dari suku Phaseoleae. Tanaman ini pertama kali ditemukan pada tahun 1842 oleh Justus Karl Hasskarl, seorang ahli Botani berkebangsaan Jerman.

Manfaat kayu bajakah telah lama diketahui oleh masyarakat pedalaman. Masyarakat suku Dayak sering menyamakannya dengan istilah ‘gentong’ nya orang Dayak.  Kenapa gentong? karena warga suku pedalaman jika berjalan di hutan tidak perlu membawa bekal air untuk diminum. Jika haus melanda cukup dengan memotong akar balakah Air pun mengucur dengan deras. Rasa haus pun sirna seketika.

Hanya orang yang mempunyai pengalaman serta sering berada di hutan yang tahu dengan akar yang tingginya hingga puluhan meter ini. Jenis kayu bajakah ada banyak. Bila Anda tidak teliti, Anda bisa mengambil bajakah yang berjenis akar tuba. Jenis ini biasanya digunakan untuk menangkap ikan. Dengan menggunakan jenis bajakah ini ikan akan pusing sehingga mudah untuk ditangkap. Bayangkan jika jenis ini yang Anda minum, tentu akan berakibat efek samping kayu bajakah yang negatif.

Beberapa waktu yang lalu sekitar 11 tahun yang silam,  ketika kami berkunjung ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk.  Waktu ini kami bersama dengan rombongan dari tim Kementerian Sosial (Dulu Departemen Sosial) sedang mengerjakan  film dokumenter kehidupan suku Punan Basap di Teluk Sumbang. Lokasi syutingnya di gua dalam hutan yang dulu mereka tempati.

Ditengah proses pembuatan film , saya diberitahu oleh warga Punan Basap beberapa jenis tumbuhan yang terdapat di hutan. Ada jenis tumbuhan  yang bisa memberikan kemudahan untuk yang sedan susah hamil. Terdapat juga akar kuning, khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Akar kuning ini masih kami simpan sampai sekarang.

Itulah sebabnya kami  hanya tersenyum ketika banyak orang yang menceritakan soal balakah atau pohon bajakah.  Sebenarnya pohon ini mudah ditemukan. Semua hutan di Kalimantan pasti ada yang namanya pohon bajakah yang tumbuhnya melilit dibatang pohon yang lain.  Tinggal jenis pohon bajakah saja yang mana yang mempunyai khasiat. Serta jenis bajakah mana yang justru beracun.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *